Perangkat komputer memiliki banyak istilah, sehingga bagi yang masih awam pasti akan menemui kesulitan untuk mengerti apa arti dari istilah tersebut. marilah kita pelajarinya satu persatu:

Motherboard

– Chipset

Potongan kecil silikon yang digunakan untuk menyimpan informasi dan instruksi komputer. Setiap komponen komputer memiliki paling tidak sebuah chip di dalamnya. Chipset pada motherboard mengontrol masukan dan keluaran yang mendasar dari komputer. Chipset pada video card mengontrol rendering dari grafik 3D dan output dari gambar pada monitor Anda. CPU salah satu contoh chip yang sangat penting.

– Controller

Bertugas mengatur operasi dari peralatan yang ada di bawah pengaturan motherboard. Bentuk fisik serupa dengan chip dengan ukuran beragam, tergantung fungsi dan fasilitas yang dimilikinya.

– HSF (Heat Sink Fan)

Komponen CPU yang dipakai untuk meminimalisasi panas. Biasanya terbuat dari tembaga atau aluminium. Pemakaian fan aktif sebagai pengusir panas dari heatsink. Dengan chipset yang tetap dingin akan meningkatkan performa kerja komputer.

– Integrated Graphic Controller

Bisa disebut IGP (Integrated Graphic Port) oleh sebagian chipset manufaktur. Adalah chip grafis yang terintegrasi di dalam chipset motherboard dan memiliki fungsi yang sama seperti halnya video card. Bedanya, kebanyakan IGP tidak memiliki memory yang khusus untuk dirinya, dan mengambil langsung dari memory komputer utama. Walau pada sebagian produsen juga mengimplementasikan chip memory khusus untuk IGP ini.

– Northbridge

Salah satu dari dua chip pada chipset yang menghubungkan processor ke memory system dan bus AGP/PCI-ex dan PCI. Chip lainnya adalah Southbridge.

– Slot

Tempat untuk menaruh perangkat tambahan peripheral pada motherboard. Misalnya slot AGP untuk video card, slot ISA, slot DIMM untuk memory module, dan sebagainya.

– Socket

Hampir sama dengan slot, hanya saja biasa berupa dudukan processor, berupa hamparan matriks 2 dimensi. Masing-masing produsen dan jenis processor memiliki jumlah pin yang berbeda.

– Southbridge

Salah satu dari dua chip pada chipset yang mengontrol bus IDE, USB, dukungan Plug and Play, menjembati PCI dan ISA, mengontrol keyboard dan mouse, fitur power management dan perangkat lain.

Istilah dalam RAM / Memory

– Access Time atau Timing

Suatu pengukuran waktu dalam satuan nanoseconds (ns) yang digunakan untuk menunjukkan kecepatan suatu memory. Access time ini ditentukan, saat mulai kali pertama CPU mengirimkan permintaan data ke memory hingga pada waktu CPU menerima data yang diminta tersebut.

– Bandwidth

Merupakan suatu kapasitas maksimal untuk memindahkan data di dalam jaringan elektronik, seperti Bus atau Channel. Lebih singkatnya, yaitu merupakan jumlah data maksimal yang dapat dipindahkan di dalam satuan waktu tertentu. Bandwidth ini biasanya diekspresikan dalam satuan bit, byte, atau Hertz.

– Bank Schema

Suatu konfigurasi memory dalam bentuk diagram. Sistem dari bank schema ini terdiri dari rows (baris) dan columns (kolom) yang menggambarkan socket-socket memory di dalam suatu sistem komputer. Di mana, rows mengindikasikan socket-socket yang berbeda dan columns mengindikasikan jumlah bank yang ada pada tiap socket.

– Buffered

Buffered  ini maksudnya menambahkan komponen logika tambahan, atau driver ke dalam sebauh SIMM atau DIMM untuk meningkatkan arus keluaran. Hal ini dilakukan untuk menghindari pengurangan kualitas sinyal data akibat dari proses kapasitansi. Modul memory yang termasuk jenis “buffered”, biasanya memiliki chip-chip buffer kecil yang terpasang didalam modul tersebut.

– Burst Mode

Adalah suatu teknik transfer data secara terus menerus yang secara otomatis menghasilkan blok data (dalam bentuk barisan alamat data), untuk setiap kali processor meminta data dari satu alamat memory. Dengan asumsi, data yang ada pada alamat berikutnya akan berbentuk sekuensial dengan data pada alamat sebelumnya.

– CAS

(Columns Address Select/Strobe) adalah sebuah pin pengontrol yang ada pada sebuah chip DRAM yang digunakan untuk memilih dan mengaktifkan alamat-alamat kolom pada memory. Sebuah kolom yang dipilih pada DRAM, ditentukan oleh data yang berada pada pin-pin alamat ketika CAS menjadi aktif.

– CAS Latency

Merupakan delay atau waktu tunda dari kecepatan sebuah memory sewaktu mentransfer data ke CPU. Jadi, semakin kecil nilai latency yang digunakan, menandakan memory berkecepatan makin tinggi yang responnya lebih cepat serta transfer rate yang lebih besar.

– Heat Spreader

Heat spreader ini berfungsi sebagai alat pendingin untuk modul chipset.

– Pin

Adalah alur dari dan ke kaki modul chipset yang menghubungkan output maupun input transfer data maupun arus ke motherboard. Biasanya deretan pin yang terdapat pada sebuah papan PCB di dalam sebuah kepingan memory juga merupakan sebuah identitas untuk jenis memory tersebut. Misalnya, jumlah pin memory DDR1 tidak akan sama dengan jumlah pin memory DDR2 atau DDR3.

– Lifetime Warranty

Garansi yang diberikan oleh produsen sebuah produk peripheral untuk masa pemakaian tanpa batas selama produk tersebut masih tersedia.

Istilah dalam VGA / Graphic Card

– Anti Aliasing

Proses menghilangkan atau setidaknya mengurangi efek jaggies (sudut-sudut lancip) pada suatu tampilan hasil rendering. Sehingga tampilan tampak lebih realitis.

– Clock

Nilai kecepatan kerja sinyal-sinyal listrik di dalam jaringan komponen elektronik atau juga pada sebuah chip dalam waktu tertentu. Nilai-nilai ini biasanya dinyatakan dalam satuan Hertz (Hz), contoh MHz.

– DirectX

Adalah API (Application Programming Interface) yang digunakan oleh Microsoft pada operating system Windows-nya dalam berkomunikasi dengan hardware-hardware untuk PC yang dikendalikannya. Untuk hardware-nya sendiri, diperlukan software driver yang mendukung DirectX tersebut agar dapat digunakan secara optimal. Pada urusan display dan graphic, menggunakan DirectDraw dan Direct3D, yang termasuk bagian dari DirectX.

– Entry-level

Segmen dari sebuah produk yang berada pada kelas terbawah di dalam lingkup teknologi yang setingkat. Dengan harga penawaran yang relatif terjangkau, namun sedikit terbatas dalam fasilitas dan kecepatan kinerjanya.

– GPU

Graphics Processing Unit atau juga disebut Visual Processing Unit (VPU), adalah chip yang didesain untuk PC atau pun konsol game yang berfungsi khusus sebagai pemroses/rendering data grafis.

– HDR

High Dynamic Range adalah prosedur rendering pencahayaan yang didesain untuk mengemulasi bagaimana level cahaya di dunia nyata bervariasi untuk jangkauan area yang luas. Hal ini biasanya didapatkan dengan menggunakan data floating-point untuk tekstur dan target yang akan di-render juga termasuk penggunaan algoritma pencahayaan yang lebih menarik, namun mengaktifkan efek ini memiliki performance hit yang cukup besar bagi kebanyakan VGA.

– Heatpipe

Desain komponen pendingin yang berbentuk pipa berbadan logam. Ia berfungsi menghantarkan panas dari ujung satu ke ujung lainnya. Di dalam menghantarkan panas ini, digunakan cairan khusus di dalamnya.

– Pixel Pipeline

Unit dari sebuah GPU, tempat terjadinya transfer informasi pixel maupun pemrosesan. Di mana, semakin banyak pixel pipeline, maka semakin banyak pula jumlah pixel yang dapat diproses oleh GPU.

– Vertex Processor

Vertex processor atau vertex pipeline adalah unit GPU yang berfungsi sebagai pembawa informasi geometri (dalam bentuk titik-titik vektor), atau juga langsung mengolahnya jika perlu. Pemrosesannya sendiri bisa dalam bentuk fungsi tetap (pada DirectX 7.0 ke bawah), atau dalam bentuk fungsi terprogram dengan vertex shader (DirectX 8.0 hingga yang terbaru).

Istilah dalam Hard Disk

– Access Time

Waktu yang diperlukan untuk mengakses data yang dibutuhkan, dari keadaan idle (diam) hingga mendapatkan data tersebut.

– ATA/133

Untuk sementara merupakan standar kecepatan transfer data tertinggi perangkat dengan interface PATA. Beberapa nama lainnya adalah ATA-7, ATA/ATAPI-7, Ultra-DMA/133, UDMA 6, dan lain-lain. Untuk mencapainya, dibutuhkan controller harddisk yang sudah mendukung, juga controller bus pada sisi PC (lebih tepatnya pada motherboard). Sedangkan, dalam pengembangan selanjutnya adalah ATA-8 atau ATA/ATAPI-8.

– Density

Tingkat kepadatan penempatan data bit ke dalam sebuah piringan data pada media penyimpanan (storage), termasuk pada harddisk.

– EIDE

EIDE (Enhanced Integrated Drive Electronics), juga dikenal sebagai ATA (Advanced Technology Attachment), atau ATAPI (Advanced Technology Attachment Packet Interface), istilah pada jaman PC IBM AT. Memiliki kecepatan data transfer rates hingga 133 MB/s untuk standar ATA-133. Keterbatasan EIDE adalah panjang kabel maksimal 18 inci (450 mm).

– PATA

Sebelumnya dikenal sebagai ATA (Advanced Technology Attachment), atau juga sering disebut IDE, ATAPI, dan UDMA. Merupakan standar interface yang digunakan untuk perangkat storage pada PC, seperti : drive optic dan harddisk. Dengan diperkenalkannya Serial ATA pada tahun 2003 yang lalu, maka untuk lebih spesifik kemudian lebih dikenal sebagai PATA (Parallel ATA). Mengacu pada metode sinyal data pada kabel data ATA.

– Perpendicular Recording

Proses perekaman data di dalam harddisk dengan memposisikan arah magnetism permukaan platter secara vertical, disbanding dengan cara konvensional secara horizontal. Hal ini menyebabkan peningkatan densitas data yang dapat ditampung dalam sebuah platter hingga sepuluh kali lipat.

– Rotational Speed

Kemampuan kecepatan putas maksimal spindle harddisk. Kebanyakan bekerja pada 4.200, 5.400, 7.200, dan 10.000 rpm. Akan mempengaruhi kecepatan read dan write harddisk, sekaligus panas yang dihasilkan saat beroperasi. Kecepatan harddisk tercepat adalah 15.000 rpm.

– SATA

SATA (Serial Advanced Technology Attachment) sebuah standar interface dan command set untuk transfer data antara deive ke PC bus. Berbeda dengan IDE yang menggunakan signal parallel, SATA bekerja secara serial. Memungkinkan penggunaan kabel data yang lebih ringkas, jarak kabel yang lebih panjang, dan transfer speed yang lebih cepat. Sebelumnya telah digunakan, memiliki transfer data rate 150 MB/s (SATA-150). Yang sekarang banyak digunakan adalah SATA-300 (SATA II) dan kelak SATA-600.

– SCSI

SCSI (Small Computer System Interface) sebuah standar interface dan command set untuk transfer data antara device ke PC bus. Selain pada harddisk, juga sering digunakan pada drive optic, dan back-up storage. Lebih banyak digunakan pada workstation dan server. Desktop PC lebih mengandalkan interface ATA/IDE.

– Spindle

Dalam harddisk, hal ini mengarah pada poros tiang dari piringan tempat menampung data (platter).

Istilah dalam Optical Disk Drive

– Bezel

Bagian penutup muka pada drive optical yang berbahan plastik, berfungsi sebagai elemen kosmetik atau pemanis tampilan drive (khususnya untuk drive jenis internal). Walau sebelumnya memiliki desain yang fixed (tetap), namun kini untuk drive-drive keluaran baru, telah memiliki desain faceplate yang beragam bentuk maupun warna, dan itu dibundel dalam paket penjualannya.

– DVD-RAM

Standar format penulisan pada media DVD, sama seperti halnya format ±R/RW. Hanya saja menggunakan teknik yang berbeda, dengan dimungkinkannya teknik random access. Namun, format RAM ini lebih mengarah kepada fungsi yang sama dengan format RW. Dimana, proses penulisan dapat berulang-ulang pada media yang sama, juga menghapusnya.

– Dual Layer

Jika biasanya setiap media untuk drive optical memiliki satu lapisan (layer) permukaan penyimpanan data, maka pada media dengan dual layer terdapat dua lapisan permukaan untuk menyimpan data, sehingga untuk media dengan konfigurasi ini memiliki kapasitas daya tampung data sebanyak dua kali lipatnya. Pengembangan selanjutnya adalah multiple layer.

– Emergency Eject Pin

Adalah pin yang digunakan pada drive optik, untuk dapat membuka tray secara paksa ketika tray tidak dapat dibuka secara normal dengan menekan tombol eject. Walaupun memiliki maksud pemaksaan, namun penggunaan pin dimaksudkan meminimalkan kerusakan mekanis pada mekanisme eject drive yang bersangkutan.

– Tray

Di dalam lingkup komponen optical drive, tray berhubungan dengan mekanisme loading dari sebuah drive. Yang berfungsi sebagai penampung sementara media ketika dimasukkan maupun dikeluarkan dari drive.

– Access Time

Waktu yang dibutuhkan untuk berpindah ke posisi tertentu kemudian membaca satu sektor. Itulah sebabnya access time lebih besar dibanding seek time.

– Buffer Underrun Protection

Teknologi yang dapat meminimalisasi kesalahan saat melakukan perekaman pada media DVD maupun CD.

– Burn

Merekam informasi/data ke media optical, baik CD maupun DVD.

– Burst

Cara pengiriman data dengan cara mengumpulkan informasi, kemudian dikirimkan sebagai unit yang besar dalam sebuah jalur berkecepatan tinggi.

– DAE (Digital Audio Extraction)

Suatu proses atau teknologi yang memungkinkan merubah CD audio menjadi audio digital seperti MP3, WMA, OGG, dan lain-lain.

– DAO (Disk At Once)

Proses perekaman CD dalam sekali proses hingga selesai.

– DDSS (Double Dynamic Suspension System)

Teknologi tambahan pada drive optik untuk mengurangi getaran saat melakukan pembacaan/penulisan pada media. Termasuk juga mengurangi noise, pengontrol frekuensi gema, serta meningkatkan kualitas penulisan dan pembacaan.

– Low Profile

Salah satu jenis desain pada PC yang mengutamakan bentuk minimalis dari sebuah PC regular contohnya Barebone.

– Optical Pickup Head Liquid Crystal Tilt (LTC)

Teknologi pengontrol penyimpangan hablur cair, kemiringan lensa optik dan tingkat keakuratan penembakan laser untuk mendapatkan kualitas perekaman berkualitas baik.

– Over-Speed Burning

Teknologi kecepatan merekam pada drive optik yang dapat melebihi kecepatan standar dari klaim produsen.

– Precision Recording Technology

Teknologi perekaman yang dapat meningkatkan kapasitas media dari 90 menit menjadi 99 menit.

– RAW

Medote atau proses perekaman data ke media CD tanpa melakukan pengoreksian. Contohnya sebuah data pendek akan dikirimkan smart way oleh software burning. Selanjutnya dituliskan ke dumb way oleh perekam. Data tidak akan dikoreksi atau diperbaiki. Jadi, jika metode ini digunakan, kerusakan data yang terdapat pada CD orisinal akan terekam juga pada copy-annya.

– Seek Times

Waktu yang dibutuhkan untuk berpindah ke posisi tertentu.

– SAO (Session At Once)

Salah satu jenis metode perekaman pada CD audio dalam sekali rekam (satu sesi).

– TAO (Track At Once) / Multisession

Pemberian delay selama dua detik diantara dua track lagu saat dilakukan perekaman CD audio secara otomatis. Metode perekaman ini juga disebut dengan multisession.

– WOPC (Walking Optimal Power Control)

Teknologi pada drive optik yang secara konstan akan melakukan evaluasi dengan algoritma untuk mendapatkan kualitas penulisan secara optimal.